Apakah Anda ingin pelanggan dapat menemukan Anda?

Untuk melakukan ini, Anda perlu menulis setidaknya 30 artikel dan posting di website Anda. Namun, jika Anda tidak menggunakan kata kunci yang tepat, percuma Anda menulis apapun!

Hari ini kita akan mempelajari cara memilih kata kunci secara detail. Dengan informasi ini, dijamin Anda akan berada di hasil pencarian teratas di halaman Google. 

Jadi, mari kita mulai membahasnya…

Cara memilih kata kunci untuk promosi di Google

Langkah 1. Buatlah daftar topik yang penting dan relevan terkait dengan bisnis Anda

Tuliskan 5-10 topik yang sekiranya penting untuk bisnis Anda dan yang ingin Anda masukkan dalam daftar teratas di Google. Langkah ini diperlukan sebagai titik awal untuk menyusun kata kunci yang lebih spesifik.

Bayangkan Anda berada di sebuah tempat bersama orang-orang yang berpotensi menjadi pelanggan. Topik apa yang Anda ingin mereka temukan di Google?

daftar topik
daftar topik

Misalnya Anda seorang psikolog. Topik Anda mungkin seputar toleransi terhadap stres, harga diri dan pengaruhnya kepada orang lain, hubungan dengan lawan jenis, parenting, dll. Apakah Anda sudah mengerti inti dari langkah pertama ini?

Langkah 2. Sesuaikan istilah pencarian yang Anda gunakan dengan topik

Inilah saatnya untuk mengidentifikasi kata kunci dan frasa populer yang digunakan oleh audiens target Anda.

Mari kita kembali ke contoh psikolog. Penting untuk dipahami bahwa dalam urusan mental, kita jarang mencari pendapat seorang ahli ketika mendapat masalah. Apakah Anda setuju? Biasanya orang mencari sendiri solusi untuk masalah tersebut.

Mari kita ambil salah satu topik, misalnya parenting. Coba pikirkan masalah apa yang calon pelanggan Anda dapatkan disini. Bagaimana cara mereka mencari jawaban dalam mesin pencari?

Berikut ini adalah daftar singkat kemungkinan frasa kunci dalam parenting:

  • cara membesarkan anak laki-laki;
  • cara menghadapi penyakit saraf pada anak;
  • cara mengajari bayi untuk tidur di tempat tidurnya;
  • cara menjalani hidup di usia remaja;
  • cara melindungi anak dari pengaruh negatif lingkungan, dll.
Sesuaikan Keyword
Sesuaikan Keyword

Ini bukanlah daftar lengkap untuk kata kunci dan frasa. Inti dari langkah ini adalah Anda perlu menuliskan semua frasa yang mungkin saja digunakan oleh calon pelanggan Anda dalam pencarian di Google. Kita akan mempersempit daftar ini lagi nanti. Jadi, seharusnya daftar ini tidak terlalu panjang.

Jika memiliki situs web, Anda dapat menggunakan data analisis web. Periksalah traffic organik. Lalu coba perhatikan, untuk pertanyaan apa pengguna datang ke situs Anda?

Apakah di kepala Anda terlintas sesuatu? Coba tanyakan pada karyawan, pertanyaan apa yang biasa diajukan pelanggan kepada Anda? Mereka seharusnya tahu ini.

Langkah 3. Lakukan analisis pada pencarian kueri

Jika Anda ragu saat menentukan frasa yang sering digunakan orang, masukkan kata awal dari frasa tersebut ke Google dan lihat tips yang muncul dari mesin pencari. Lalu pergilah ke halaman hasil. Anda akan melihat pertanyaan serupa yang sedang dicari orang-orang mengenai topik ini. Kata kunci ini akan membantu Anda untuk mengidentifikasi “kata kunci” penting lainnya.

analisis pencarian kueri
analisis pencarian kueri

Ingin mendapatkan bonus? Pilih beberapa pertanyaan yang ditawarkan mesin pencari, lalu lihat masing-masing tips yang muncul.

Langkah 4. Periksa kombinasi dari kata pembuka dan penutup pertanyaan untuk setiap topik

Apa hubungan antara kata pembuka dan penutup dengan ini semua? Apa yang sedang kita bicarakan? Saya akan jelaskan sekarang.

Kata pembuka dari kalimat tanya biasanya berupa 1-3 kata yang umum dan singkat. Sedangkan kata penutup merupakan frasa kunci panjang yang terdiri dari 3 kata atau lebih.

Penting untuk memeriksa kombinasi antara keduanya. Langkah ini akan menunjukkan frasa kunci yang benar kepada Anda. Frasa kunci tersebut memberi keseimbangan antara tujuan jangka panjang dan hasil yang cepat. Mengapa?

Biasanya, kata pembuka berwujud sesuatu yang lebih sering dicari. Persaingan di bagian ini lebih ketat. Merebut posisi teratas di kolom pencarian memakai cara ini lebih sulit daripada memainkan kata penutup yang panjang.

Kombinasi kata
Kombinasi kata

Menurut Anda, tanpa memeriksa di mesin pencari, mana diantara dua “kata kunci” di bawah ini yang lebih mudah untuk memimpin SERP (Search Engine Results Pages)?

  1. Blog.
  2. Cara menulis postingan blog yang keren.

Jika Anda berpikir bahwa jawabannya adalah nomor 2, maka Anda benar sekali.

Tapi jangan merasa kecewa. Kata pembuka memang memberi Anda potensi traffic yang tinggi. Namun, traffic aktual yang akan Anda terima berasal dari kata penutup yang panjang. Mengapa?

Seseorang yang mencari sesuatu spesifik memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk menggunakan produk atau layanan Anda, daripada mereka yang mencari sesuatu umum. Pengguna yang hanya memasukkan kata kunci “blog” memiliki kemungkinan kecil untuk ingin tahu cara menulis blog.

Langkah 5. Perhatikan kata kunci yang digunakan oleh pesaing Anda

Jika ada aktivitas yang dilakukan oleh pesaing, bukan berarti Anda juga harus melakukannya. Hal yang sama berlaku untuk kata kunci. Jika sebuah permintaan penting bagi pesaing Anda, bukan berarti itu juga penting untuk Anda. Namun di sisi lain, daftar pertanyaan yang mereka garap akan membantu Anda dalam mengevaluasi kata kunci.

Jika pesaing utama secara aktif menggarap beberapa permintaan dari daftar yang Anda miliki, itu tentu masuk akal karena Anda juga sedang mencoba meningkatkan peringkat. Namun, jika mereka mengabaikan salah satu kata kunci Anda, ini adalah peluang bagus untuk mengambil pangsa pasar gratis untuk Anda sendiri. Sehingga, Anda tidak hanya mendapatkan hasil cepat, tetapi juga bekerja untuk tujuan jangka panjang, yaitu mencapai SEO yang lebih besar dan kompleks.

Bagaimana cara mengetahui kata kunci yang dipromosikan oleh pesaing Anda?

Anda dapat melakukan ini secara manual dengan mengatur pencarian kata kunci dalam mode incognito/penyamaran (klik tombol kanan pada mouse). Atau lebih cepat menggunakan layanan dari SEMrush. Dalam laporan, akan terlihat kata kunci utama untuk domain yang Anda masukkan.

kata kunci pesaing
kata kunci pesaing

Langkah 6. Gunakan Google Ads Keyword Planner untuk mempersingkat daftar

Sekarang Anda sudah memiliki kombinasi yang tepat untuk permintaan kata kunci. Hal ini penting untuk menghapus kata kunci yang tidak efektif. Untuk melakukannya, gunakanlah Google Ads Keyword Planner (Anda tidak perlu memasang iklan, cukup membuat akun) dan Google Trends.

Di Google Ads Keyword Planner, Anda akan mengetahui seberapa sering orang membuat permintaan ini atau itu. Frasa kunci yang memiliki jumlah pencarian yang sangat kecil (atau sangat besar) tidak cocok untuk Anda. Mengapa? Tidak mudah bagi Anda untuk mempertahankan kombinasi efektif dari hasil yang cepat dan pekerjaan jangka panjang. Kita sudah membahas hal ini di atas.

Namun, jangan buru-buru menghapus frasa itu dari daftar. Sebelumnya, coba periksa dinamika popularitas pertanyaan ini di Google Trends. Anda mungkin akan menemukan “kata kunci” yang bisa dimanfaatkan di kemudian hari. Atau, jika Anda memiliki frekuensi pertanyaan yang sangat tinggi, Anda akan memahami bagaimana cara mempersempitnya.

Google Ads Keyword Planner
Google Ads Keyword Planner

Anda berhasil!

Selamat! Anda sudah memiliki daftar kata kunci yang memberi kinerja terbaik.

Setiap tiga bulan (atau bahkan lebih sering), saya sarankan Anda untuk memeriksanya kembali. Dengan pertumbuhan yang terjadi di hasil pencarian, Anda dapat menambahkan permintaan baru dalam daftar untuk keperluan promosi masa depan. Jadi, Anda tidak hanya memperkuat dan meningkatkan posisi saat ini, melainkan juga menemukan ruang baru untuk tumbuh.

Bagaimana menurut Anda? Apakah artikel itu membantu? Klik “Suka” jika Anda menyukainya. Jadi, Anda menyetujui bahwa topik SEO memang menarik dan ingin belajar lebih banyak untuk membawa situs Anda ke hasil pencarian teratas.